Anda sudah menulis 15 halaman latar belakang, tapi saat sampai di bagian tujuan penelitian malah bingung: kok kalimatnya mirip rumusan masalah, kok terdengar seperti manfaat penelitian, atau malah terlalu umum sehingga dosen langsung coret dengan komentar “tidak spesifik dan tidak terukur”. Akibatnya Bab 1 bolak-balik direvisi, padahal bagian lain sudah selesai.
Kami di JasaSkripsi.co.id, jasa skripsi profesional yang sudah membantu lebih dari 20.000 mahasiswa, tahu persis letak kesalahan fatal itu. Lewat layanan bimbingan Bab 1 yang mencakup revisi tujuan penelitian unlimited sampai dosen acc, kami pastikan bagian krusial ini selesai dalam hitungan hari.
Mari kita mulai dari fondasi yang paling sering membuat proposal ditolak: pengertian tujuan penelitian dan perbedaannya dengan manfaat & rumusan masalah.
Pengertian Tujuan Penelitian dan Perbedaannya dengan Manfaat & Rumusan Masalah
Tujuan penelitian adalah nyawa dari seluruh karya ilmiah Anda. Salah menuliskan bagian ini sama saja membuat dosen langsung menolak proposal.
Apa Itu Tujuan Penelitian?
Tujuan penelitian adalah pernyataan spesifik yang menjelaskan apa yang ingin dicapai atau dijawab oleh penelitian Anda. Kalimatnya selalu diawali “Untuk…” atau “Men…” dan harus terukur, spesifik, serta sesuai dengan rumusan masalah. Tujuan penelitian bersifat aktif dan mengarahkan seluruh metode serta analisis yang akan dilakukan.
Perbedaan dengan Rumusan Masalah
Rumusan masalah berbentuk pertanyaan (menggunakan kata tanya), sedangkan tujuan penelitian berupa pernyataan deklaratif yang menjawab pertanyaan tersebut. Contoh: Rumusan masalah: “Apakah model PBL berpengaruh terhadap hasil belajar siswa?” → Tujuan: “Untuk menguji pengaruh model PBL terhadap hasil belajar siswa kelas X”.
Perbedaan dengan Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian menjelaskan dampak atau kegunaan hasil penelitian bagi pihak lain (teoritis/praktis). Tujuan fokus pada “apa yang akan dilakukan peneliti”, manfaat fokus pada “siapa yang diuntungkan dan bagaimana”. Tujuan wajib ada sebelum metode, manfaat biasanya di akhir Bab 1.
Dengan memahami perbedaan ini, Anda tidak lagi mencampuradukkan ketiga bagian. Selanjutnya, mari lihat contoh kalimat tujuan penelitian untuk berbagai jurusan yang sudah terbukti langsung acc dosen—karena melihat contoh nyata akan mempercepat Anda membuat versi sendiri. Kami di JasaSkripsi.co.id juga menyediakan ribuan judul skripsi lengkap beserta tujuan penelitian yang sudah teruji.
Contoh Kalimat Tujuan Penelitian untuk Berbagai Jurusan
Berikut kalimat tujuan penelitian yang paling sering kami gunakan dan selalu lolos tanpa revisi.
Jurusan Pendidikan
- Untuk menganalisis pengaruh penerapan model Project Based Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI pada mata pelajaran Biologi
- Untuk mengetahui efektivitas penggunaan media interaktif Canva dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD
Jurusan Ekonomi, Akuntansi, Manajemen
- Untuk menguji pengaruh pengungkapan sustainability reporting terhadap nilai perusahaan pada emiten LQ45 periode 2020–2024
- Untuk menganalisis hubungan good corporate governance dan manajemen laba pada perusahaan manufaktur terdaftar di BEI
Jurusan Teknik & Informatika
- Untuk mengembangkan aplikasi mobile monitoring stok barang berbasis Android menggunakan metode Waterfall
- Untuk menganalisis performa algoritma Deep Learning dalam mendeteksi penyakit pada citra daun tanaman padi
Dengan contoh di atas, Anda langsung punya pola yang tepat. Selanjutnya, kami ungkap cara menulis tujuan penelitian yang pasti disetujui dosen—teknik yang sudah terbukti mengurangi revisi Bab 1 hingga 90%. Kami di JasaSkripsi.co.id juga menyediakan arsip lengkap contoh skripsi dari semua jurusan yang bisa Anda jadikan referensi langsung.
Cara Menulis Tujuan Penelitian yang Pasti Disetujui Dosen
Setelah mendampingi lebih dari 20.000 mahasiswa sejak 2016, kami tahu persis rumus yang membuat dosen langsung mengangguk setuju.
Gunakan Kata Kerja Operasional
Hindari kata “memahami”, “mengetahui”, “mengerti”. Gunakan: menganalisis, menguji, mengembangkan, mengidentifikasi, membandingkan, merancang. Kata kerja ini menunjukkan penelitian Anda terukur dan ilmiah.
Pastikan 1 Tujuan = 1 Rumusan Masalah
Jangan gabungkan dua pertanyaan dalam satu tujuan. Urutan tujuan harus persis sama dengan urutan rumusan masalah. Dosen akan langsung mengecek keselarasan ini.
Buat Spesifik dan Terukur
Cantumkan variabel, objek, lokasi, dan periode jika memungkinkan. Contoh salah: “Untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap prestasi”. Contoh benar: “Untuk menguji pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi akademik siswa kelas XII SMA Negeri 5 Bandung tahun ajaran 2024/2025”.
Dengan menerapkan cara ini, Bab 1 Anda hampir pasti acc dalam sekali revisi. Untuk melihat penerapan lengkap dari semua teknik di atas, lanjutkan ke bagian contoh kasus akhir artikel agar pemahaman tentang tujuan penelitian semakin solid. Kami juga menyajikan penjelasan dasar melalui “Skripsi adalah: Memahami Arti dan Fungsinya Secara Mudah” yang sangat membantu jika Anda masih ragu dengan konsep keseluruhan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Tujuan Penelitian
-
Berapa jumlah ideal tujuan penelitian?
3–5 tujuan utama sudah ideal. Terlalu banyak (>7) akan membuat penelitian terlihat tidak fokus.
-
Bolehkah tujuan penelitian lebih dari satu paragraf?
Tidak disarankan. Idealnya satu paragraf dengan poin-poin bernomor atau bullet agar mudah dibaca penguji.
-
Apakah tujuan penelitian harus sama persis dengan judul?
Tidak harus sama kata per kata, tapi harus mencakup semua variabel utama yang ada di judul.
-
Bolehkah menggunakan kata “mengetahui” untuk penelitian kualitatif?
Boleh, tapi tetap lebih baik gunakan “mendeskripsikan”, “mengeksplorasi”, atau “memahami” agar terlihat lebih ilmiah.
-
Apakah tujuan penelitian bisa diubah setelah seminar proposal?
Sulit. Perubahan besar biasanya harus melalui sidang ulang atau surat pengajuan khusus.
Bab 1 Langsung Acc? Kini Bukan Impian
Tujuan penelitian yang tepat memang kunci proposal lolos, tapi menulis Bab 1 hingga Bab 5 tetap membutuhkan energi besar. Jika Anda ingin proses yang lebih cepat dan terarah, tidak ada salahnya menggunakan bantuan profesional. Sebelum memilih jasa, baca dulu 10 Jasa Skripsi Terbaik di Indonesia yang kami rangkum berdasarkan pengalaman nyata ribuan mahasiswa—agar Anda mendapatkan mitra yang benar-benar membantu sidang lancar dan wisuda tepat waktu.
