Anda sudah menulis Bab 1–3, tapi saat seminar proposal, dosen komentar “margin 4 cm kiri tapi kanan cuma 2,5 cm, font judul bab 14 pt tapi subbab 11 pt, spasi abstrak 1 tapi isi 1,5—perbaiki dulu formatnya baru bahas isi”. Akibatnya revisi format memakan 2–3 minggu, sidang mundur, dan Anda terancam telat wisuda hanya karena aturan penulisan karya ilmiah yang berubah tiap tahun sesuai pedoman Kemenristekdikti 2025.
Kami di JasaSkripsi.co.id, jasa skripsi profesional yang sudah membantu lebih dari 40.000 mahasiswa dari UI, UGM, ITB, hingga PTS lulus tepat waktu, tahu persis jebakan format itu. Lewat layanan formatting & bimbingan lengkap yang menjamin sesuai pedoman terbaru, kami pastikan karya ilmiah Anda anti-revisi dan selesai cepat.
Yuk, langsung mulai dari aturan penulisan karya ilmiah terbaru 2025 sesuai pedoman Kemenristekdikti & kampus ternama agar hari ini juga Anda punya blueprint yang tepat.
Aturan Penulisan Karya Ilmiah Terbaru 2025 Sesuai Pedoman Kemenristekdikti & Kampus Ternama
Pedoman Kemenristekdikti 2025 (berdasarkan Permendikbudristek No. 6/2022 & No. 27/2022) menekankan format digital-ready, integritas etika, dan kesesuaian dengan SNPT, sementara UI, UGM, ITB punya variasi kecil tapi wajib diikuti.
Ukuran Kertas, Margin, & Spasi
Kertas A4 (21×29,7 cm) wajib untuk semua karya ilmiah. Margin standar: kiri 4 cm (untuk jilid), kanan 3 cm, atas-bawah 3 cm (UI & UGM). Spasi isi 1,5 lines, abstrak 1 line, kutipan panjang 1 line. ITB tambah margin bawah 2,5 cm untuk footer.
Font, Heading, & Nomor Halaman
Font Times New Roman 12 pt untuk isi, 14 pt bold untuk judul bab, 12 pt bold italic untuk subbab. Heading pakai APA 7th (level 1 centered bold, level 2 left-aligned bold). Nomor halaman Romawi kecil (cover-daari isi), Arab (isi utama) di kanan atas.
Daftar Pustaka & Sitasi
Pakai APA 7th atau Vancouver (sesuai jurusan). Minimal 30 sumber primer 5 tahun terakhir, DOI wajib untuk jurnal. Plagiarisme <20 % dengan Turnitin, etika wajib sertifikat Izin Etik (Permendikbudristek No. 39/2021).
Dengan mengikuti aturan ini, karya ilmiah Anda langsung sesuai standar nasional. Selanjutnya, mari pahami perbedaan aturan penulisan karya ilmiah skripsi, tesis, jurnal nasional & internasional—karena salah format bisa bikin revisi berbulan-bulan atau artikel ditolak editor. Kami di JasaSkripsi.co.id juga memiliki ribuan judul skripsi lengkap dengan format yang sudah sesuai pedoman 2025.
Perbedaan Aturan Penulisan Karya Ilmiah Skripsi, Tesis, Jurnal Nasional & Internasional
Satu format tidak cocok untuk semua—editor jurnal dan dosen akan langsung tolak kalau tidak sesuai.
Skripsi (S1)
Halaman 80–150, margin 4-3-3-3 cm, spasi 1,5, abstrak bilingual 200 kata. Daftar pustaka minimal 30 sumber, lampiran instrumen. Cover soft/hard sesuai kampus, wajib sertifikat etik (Permendikbudristek No. 6/2022).
Tesis (S2)
Halaman 100–200, margin ketat (kiri 4 cm), spasi 1,5–2,0, abstrak 250 kata + keywords. Daftar pustaka 50+ sumber, wajib 1 publikasi SINTA 2. Cover hard, lampiran data mentah.
Jurnal Nasional (SINTA 1–6)
Halaman 8–20, margin 2,5 cm semua sisi, spasi double, font TNR 11–12 pt. Abstrak 150–250 kata, IMRAD struktur. Wajib Garuda/Arjuna terindeks, plagiarisme <15 %.
Jurnal Internasional (Scopus Q1–Q4)
Halaman 6–15, margin 2 cm, spasi 1, font TNR 10–12 pt, abstrak 150–250 kata. Struktur IMRAD + supplementary data. DOI wajib, etika ICMJE, open access preferensi.
Memahami perbedaan ini mencegah revisi sia-sia. Selanjutnya, kami sajikan template aturan penulisan karya ilmiah Word + checklist anti revisi—sehingga Anda tinggal isi isi tanpa pusing format. Kami di JasaSkripsi.co.id juga menyediakan arsip lengkap contoh skripsi dengan format sesuai pedoman terbaru.
Download Template Aturan Penulisan Karya Ilmiah Word + Checklist Anti Revisi
Setelah mendampingi lebih dari 40.000 mahasiswa sejak 2013, kami sudah menyempurnakan template yang 99 % lolos sekali kirim.
Template Skripsi & Tesis
Include cover, halaman pengesahan, daftar isi otomatis, margin 4-3-3-3 cm, spasi 1,5, TNR 12 pt. Heading APA 7, daftar pustaka otomatis, lampiran bernomor.
Template Jurnal Nasional/Internasional
Margin 2,5 cm, spasi double, font TNR 11 pt, IMRAD structure, abstrak bilingual, keywords. Citation Zotero-ready, supplementary file terpisah.
Checklist 50 Poin Anti Revisi
Cek margin, font, spasi, sitasi, etika, plagiarisme, DOI, keywords, abstrak panjang. Pakai checklist ini sebelum kirim—revisi turun 90 %.
Dengan template ini, format selesai dalam 1 hari. Untuk melihat penerapan nyata, lanjutkan ke bagian contoh kasus akhir artikel agar pemahaman tentang aturan penulisan karya ilmiah semakin lengkap. Kami juga menyajikan penjelasan dasar melalui “Skripsi adalah: Memahami Arti dan Fungsinya Secara Mudah” yang cocok dibaca ulang kapan saja.
FAQ: Pertanyaan Umum Aturan Penulisan Karya Ilmiah
-
Bolehkah campur APA dan Vancouver dalam satu karya?
Tidak disarankan. Pilih satu style guide dari awal (APA untuk sosial/humaniora, Vancouver untuk kedokteran/teknik).
-
Apakah wajib sertifikat etik untuk semua karya ilmiah?
Wajib untuk penelitian melibatkan manusia/hewan (Permendikbudristek No. 39/2021). Tanpa itu, sidang ditunda.
-
Berapa maksimal halaman jurnal nasional SINTA?
8–20 halaman (termasuk referensi). Lebih panjang sering ditolak editor.
-
Bolehkah gunakan font Calibri untuk karya ilmiah?
Beberapa jurnal internasional izinkan, tapi pedoman Kemenristekdikti tetap TNR. Lebih aman pakai TNR.
-
Apakah daftar pustaka wajib urut alfabetis?
Ya untuk APA, numerik untuk Vancouver. Campur jadi kesalahan fatal.
Format Karya Ilmiah Selesai, Revisi Hilang
Aturan penulisan karya ilmiah yang tepat memang kunci lolos sidang, tapi menyesuaikan format skripsi, tesis, jurnal tetap butuh waktu. Jika Anda ingin fokus isi saja tanpa drama revisi format, pertimbangkan bantuan profesional. Sebelum memilih jasa, baca dulu 10 Jasa Skripsi Terbaik di Indonesia yang kami rangkum dari pengalaman nyata puluhan ribu mahasiswa—agar karya ilmiah Anda tidak hanya sesuai pedoman, tapi langsung jadi contoh terbaik di kampus.
