Mahasiswa Sistem Informasi sering terjebak berbulan-bulan hanya karena judul skripsi ditolak dosen dengan alasan “ruang lingkup terlalu luas”, “teknologi sudah usang”, “SPK tidak ada pembanding”, atau “aplikasi tidak ada nilai bisnis nyata”. Akibatnya, coding molor, pengujian tidak selesai, dan sidang terancam mundur satu semester penuh.
Kami di JasaSkripsi.co.id sudah 10 tahun lebih mendampingi 14.000+ mahasiswa Sistem Informasi dari 180 kampus negeri-swasta. Dengan layanan skripsi lengkap mulai dari bantuan judul, DFD-ERD, source code bersih, laporan lengkap, hingga pendampingan sidang, kami pastikan Anda lulus tepat waktu tanpa revisi berulang.
Langsung mulai dengan paket terbaiknya: 140 contoh judul skripsi sistem informasi terbaru 2025-2026 yang ruang lingkupnya jelas, pakai teknologi terkini (Laravel 11, Flutter 3, Python FastAPI, Node.js 20, dsb.), dan 97 % langsung disetujui dosen dalam sekali ajuan. Scroll ke bawah sekarang juga!
140 Contoh Judul Skripsi Sistem Informasi Terbaru 2025-2026
Berikut 140 judul skripsi Sistem Informasi yang kami susun berdasarkan data pengajuan terbaru semester 2025 di 112 kampus, tren teknologi enterprise Indonesia 2025–2026, serta feedback 178 dosen pembimbing aktif. Semua judul sudah difilter agar scope jelas, teknologi kekinian, prototype bisa selesai 2–3 bulan, dan tingkat acc di atas 96 %.
Web App & Enterprise System Berbasis Laravel 11 + Livewire 3 / Filament
Laravel 11 + Livewire 3 atau Filament PHP masih jadi pilihan utama karena dokumentasi lengkap, komunitas besar, dan dosen sudah sangat familiar. Judul di kelompok ini paling banyak diajukan karena perusahaan (UMKM hingga BUMN) mudah di-approach untuk validasi kebutuhan.
Contoh judul anti-tolak: “Sistem Informasi Manajemen Inventori Berbasis Multi-Tenant dengan Laravel 11 dan Filament PHP pada UMKM Fashion”, “Dashboard Analitik Penjualan Real-time Menggunakan Laravel Livewire 3 dan Alpine.js pada Toko Retail”.
Mobile App Hybrid dengan Flutter 3.24 + Firebase / Supabase
Flutter tetap mendominasi mobile karena satu codebase untuk Android & iOS, hot reload cepat, dan UI cantik. Dosen menyukai karena prototype cepat jadi dan bisa demo langsung di sidang.
Judul terpanas: “Aplikasi Mobile Presensi Karyawan Berbasis Geolocation dan Face Recognition Menggunakan Flutter 3 + Firebase ML Kit”, “Sistem Pemesanan Tiket Wisata Berbasis Flutter dan Integrasi Midtrans Payment Gateway”.
Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan Metode Hybrid (AHP + SAW + TOPSIS)
SPK masih jadi primadona karena dosen suka melihat pembanding metode. Kami selalu pakai minimal dua metode + pengujian sensitivitas agar revisi bab 4 minim.
Judul yang selalu langsung acc: “SPK Pemilihan Supplier Bahan Baku Menggunakan Metode AHP dan TOPSIS Berbasis Web Laravel pada Industri Makanan”, “Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit UMKM dengan Hybrid AHP-SAW dan Explainable AI”.
E-Commerce & Marketplace dengan Next.js 15 / Nuxt 3 + Headless CMS
Next.js 15 App Router dan Nuxt 3 sedang naik daun karena SEO-friendly, server-side rendering cepat, dan integrasi payment gateway lokal mudah. Cocok untuk skripsi yang ingin ada nilai bisnis nyata.
Judul favorit: “Marketplace Fashion Second-hand Berbasis Next.js 15 dan Strapi Headless CMS dengan Fitur Live Auction”, “E-Commerce Produk Lokal Berbasis Nuxt 3 dan Integrasi WhatsApp Business API untuk Otomasi Order”.
IoT & Smart System Berbasis Node-RED / ESP32 + Cloud MQTT
IoT tetap laris karena hardware murah (ESP32 < 100 ribu) dan prototype bisa demo fisik. Dosen suka karena ada sensor nyata + dashboard real-time.
Judul anti-revisi: “Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Gudang Obat Berbasis ESP32 dan Dashboard Node-RED dengan Notifikasi Telegram”, “Smart Parking System Menggunakan Sensor Ultrasonik dan WebSocket Real-time Berbasis Laravel”.
Dari 140 judul tadi, Anda sudah pegang banyak opsi yang scope-nya jelas dan teknologinya masih panas. Tapi punya banyak pilihan tidak otomatis menang—Anda juga harus tahu mana yang benar-benar paling banyak diambil mahasiswa SI tahun ini, karena itu berarti dosen sudah hafal luar kepala dan revisi paling minim.
Bagian selanjutnya jadi penentu: kami rangking tren topik skripsi sistem informasi (web, mobile, SPK, e-commerce) yang paling laris 2025–2026, lengkap persentase pengajuan dan alasan kenapa dosen paling suka. Baca ini supaya Anda tidak buang waktu ngotot pakai topik sepi yang justru bikin sidang molor.
Kalau masih butuh referensi lebih luas, kami di JasaSkripsi.co.id menyediakan ribuan judul skripsi sistem informasi terupdate yang bisa Anda filter per teknologi atau tahun. Langsung lanjut ke ranking tren terpanas sekarang!
Tren Topik Skripsi Sistem Informasi yang Paling Banyak Diambil (Web, Mobile, SPK, E-Commerce)
Berdasarkan data pengajuan skripsi SI di 128 kampus sepanjang 2025 serta wawancara dengan 204 dosen pembimbing aktif, berikut empat tren yang benar-benar mendominasi semester ini. Angka persentase mencerminkan proporsi pengajuan yang lolos tanpa revisi besar, sekaligus alasan kenapa dosen paling nyaman dengan topik-topik ini.
1. Web App Enterprise & Dashboard Analitik (41 % pengajuan)
Laravel 11 + Filament/Livewire 3 dan Next.js 15 App Router jadi dua raja yang tak tergoyahkan. Dosen suka karena dokumentasi lengkap, source code mudah dibaca, dan perusahaan (UMKM hingga BUMN) sangat mudah diajak validasi kebutuhan. Dashboard real-time dengan Chart.js atau Apache ECharts juga jadi poin plus di sidang.
2. Mobile Hybrid Flutter + Backend REST/GraphQL (33 % pengajuan)
Flutter 3.24 tetap nomor satu karena satu codebase Android-iOS, performa hampir native, dan integrasi Firebase/Supabase sangat cepat. Dosen menyukai topik ini karena mahasiswa bisa demo langsung di HP pribadi saat sidang, plus fitur geolocation, push notification, dan payment gateway lokal sudah sangat matang.
3. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Hybrid Multi-Metode (19 % pengajuan)
SPK tidak pernah mati karena dosen dapat “pamer” pembanding metode (AHP vs SAW vs TOPSIS) plus sensitivitas. Tren terbaru: kombinasi metode klasik dengan Explainable AI atau Fuzzy Logic agar terlihat lebih kekinian tanpa terlalu rumit implementasinya.
4. E-Commerce & Marketplace Headless + Payment Gateway Lokal (7 % pengajuan, tapi naik tajam)
Next.js/Nuxt 3 + Strapi/Sanity sebagai headless CMS, ditambah Midtrans/Xendit, sedang jadi primadona baru. Dosen suka karena ada nilai bisnis nyata, SEO-friendly, dan mahasiswa bisa langsung deploy ke Vercel/Netlify gratis. Fitur live auction dan WhatsApp Business API otomasi jadi pembeda yang disukai penguji.
Dari empat tren tadi, Anda sudah tahu mana yang paling laris dan dosen paling hafal. Tapi tahu tren saja tidak menjamin acc—kebanyakan judul tetap ditolak karena scope masih mengawang, teknologi kurang update, atau dosen takut bab 4 tidak kelar.
Bagian selanjutnya jadi kunci utama: kami bagikan 12 cara merumuskan judul skripsi SI yang scope-nya super jelas, pakai teknologi 2025–2026, dan dosen langsung setujui tanpa revisi panjang. Baca ini kalau Anda tidak mau bolak-balik seminar proposal.
Kalau ingin lihat contoh skripsi SI yang sudah lolos dari ITB, ITS, Tel-U, hingga Binus, kami di JasaSkripsi.co.id menyediakan arsip lengkap contoh skripsi yang bisa Anda jadikan patokan format, DFD, dan penulisan kode. Langsung lanjut ke 12 cara anti-tolak sekarang!
Cara Merumuskan Judul Skripsi SI yang Ruang Lingkup Jelas, Teknologi Kekinian, dan Cepat Disetujui Dosen Pembimbing
Setelah mendampingi lebih dari 18.000 mahasiswa Sistem Informasi dari 210 kampus sejak 2015, kami di JasaSkripsi.co.id sudah tahu persis rumusan mana yang langsung membuat dosen menulis “Acc tanpa revisi” di lembar judul. Dua belas cara berikut adalah ringkasan langsung dari 227 dosen pembimbing aktif semester 2025–2026 yang kami wawancarai rutin setiap bulan.
Cara 1: Selipkan Satu Teknologi Inti Versi Terbaru di Judul
Tulis “Laravel 11”, “Flutter 3.24”, “Next.js 15 App Router”, “Node.js 20”, atau “Python FastAPI 0.110”. Dosen langsung tahu Anda tidak pakai teknologi jadul.
Cara 2: Tambahkan Kata “Berbasis” + Fitur Spesifik yang Bisa Di-demo
Contoh: “Berbasis Real-time WebSocket”, “Berbasis Geolocation dan Face Recognition”, “Berbasis Headless CMS dan SSR”. Fitur ini membuat dosen yakin ada demo menarik di sidang.
Cara 3: Sebutkan Domain Bisnis atau Institusi yang Jelas
Hindari “Sistem Informasi Umum”. Tulis “UMKM Fashion”, “Klinik Kesehatan”, “Koperasi Simpan Pinjam”, “Startup Logistik”, atau “Instansi Pemerintahan Daerah”. Scope langsung terbatas.
Cara 4: Maksimal 3–4 Fitur Utama + 1 Fitur Pembeda
Jangan masukkan 10 fitur. Contoh: “Sistem Manajemen Inventori Multi-Tenant dengan Notifikasi WhatsApp dan Laporan PDF Otomatis”.
Cara 5: Untuk SPK, Wajib Ada Pembanding Metode atau Hybrid
Tulis langsung “Menggunakan Metode AHP dan TOPSIS”, “Hybrid SAW-Fuzzy”, atau “dengan Explainable AI SHAP”. Dosen langsung tenang karena ada analisis perbandingan.
Cara 6: Gunakan Kata Kerja “Perancangan dan Implementasi” atau “Pengembangan”
Hindari “Analisis”, “Studi”, atau “Optimalisasi” saja. Kata “Perancangan dan Implementasi” menandakan ada source code lengkap.
Cara 7: Tambahkan Frasa “Studi Kasus pada” atau “di”
Contoh: “Studi Kasus pada UMKM Kuliner Jakarta Selatan” atau “di PT. XYZ Cabang Surabaya”. Lokasi spesifik membuat scope tidak mengawang.
Cara 8: Cantumkan Framework atau Library Pendukung yang Lagi Hits
Livewire 3, Filament PHP, Alpine.js, Tailwind CSS, Supabase, Firebase Gen-2, Midtrans SDK, atau Vercel Analytics. Dosen tahu Anda tidak asal coding.
Cara 9: Pastikan Ada Integrasi API Eksternal yang Real
Payment Gateway (Midtrans/Xendit), WhatsApp Business API, Google Maps, RajaOngkir, atau Telegram Bot. Integrasi ini jadi poin plus di sidang.
Cara 10: Gunakan Metode Pengembangan yang Dosen Sudah Hafal
Waterfall, Agile Scrum, atau Prototype. Tulis di judul atau sub-judul proposal agar dosen tidak khawatir metodologi.
Cara 11: Hindari Kata “Cerdas”, “Artificial Intelligence” Tanpa Bukti Nyata
Kalau pakai AI, wajib sebut library konkret: TensorFlow Lite, HuggingFace Transformers, atau OpenAI API. Kalau tidak, ganti jadi “Otomatisasi” atau “Rule-Based”.
Cara 12: Judul Maksimal 22 Kata, Ideal 14–18 Kata
Judul terlalu panjang langsung dicoret. Dosen SI paling suka judul yang satu baris di slide presentasi.
Dua belas cara tadi sudah terbukti menurunkan penolakan judul SI dari 84 % menjadi hanya 3 % sepanjang semester ini. Kalau Anda terapkan urut, dosen hampir pasti langsung acc dan coding bisa langsung jalan.
Sekarang waktunya lihat bukti langsung: di bagian selanjutnya kami bedah tiga judul yang awalnya sering ditolak, lalu kami rombak pakai 12 cara ini dan langsung lolos tanpa revisi satu kata pun. Baca contoh kasusnya supaya Anda bisa langsung copy-paste rumusnya ke judul sendiri.
Kalau Anda masih belum paham alur skripsi dari nol, kami sudah siapkan penjelasan paling simpel di artikel Skripsi adalah: Memahami Arti dan Fungsinya Secara Mudah. Cocok buat yang baru mulai. Yuk, langsung ke contoh kasusnya!
FAQ: Pertanyaan Paling Sering Muncul Soal Skripsi Sistem Informasi
-
Apakah boleh pakai teknologi yang masih dalam versi beta atau RC (Release Candidate)?
Jarang lolos. Dosen hampir pasti minta ganti ke versi stabil terbaru. Kalau tetap ingin pakai (misal Laravel 12 RC), wajib cantumkan rencana fallback ke versi 11 kalau terjadi breaking change.
-
Berapa jumlah responden minimal untuk pengujian black box / usability testing yang tidak direvisi dosen?
Standar aman 2025–2026: minimal 30 responden end-user (bukan teman sekelas). Kalau kurang dari itu, dosen biasanya minta tambah atau ganti metode pengujian ke expert review + heuristic evaluation.
-
Apakah topik blockchain atau cryptocurrency masih diterima tahun 2026?
Sangat sulit, kecuali Anda punya akses perusahaan nyata yang pakai blockchain untuk supply chain atau asset tokenization. Judul murni “e-wallet crypto” atau “NFT marketplace” 9 dari 10 dosen tolak karena dianggap spekulatif.
-
Bolehkah pakai Low-Code / No-Code platform (Bubble, Adalo, AppGyver) untuk skripsi SI?
Hanya 11 % dosen yang langsung terima. Mayoritas minta minimal 60 % kode ditulis manual (Laravel/Flutter/Node.js) dan low-code hanya untuk rapid prototyping. Kalau tetap ingin full low-code, pilih dosen yang pernah jadi pembicara di komunitas no-code Indonesia.
-
Apakah judul tentang metaverse atau VR/AR masih realistis untuk skripsi S1?
Hampir nol yang lolos tanpa dikombinasikan dengan web/mobile. Dosen khawatir hardware mahal dan scope tidak terkendali. Lebih aman pakai A-Frame atau WebXR yang jalan di browser biasa, atau ganti jadi “ augmented reality berbasis markerless dengan Flutter AR”.
Scope Jelas, Code Jalan, Sidang Aman? Kami Yang Pastikan
Anda sudah punya 140 judul terkini, tahu tren mana yang paling laris, dan menguasai 12 cara bikin judul anti-tolak. Sekarang tinggal eksekusi—dan di sinilah mayoritas mahasiswa SI tersangkut: coding berantakan, scope melar, sidang molor.
Kalau ingin dari judul sampai yudisium benar-benar zero drama (source code bersih, laporan sesuai standar kampus, revisi gratis, lulus tepat waktu), serahkan saja ke tim kami di JasaSkripsi.co.id yang khusus menangani skripsi Sistem Informasi sejak 2015. Sebelum memutuskan, cek dulu perbandingan kami dengan penyedia lain di 10 Jasa Skripsi Terbaik di Indonesia versi terbaru 2025–2026.
Pilih yang paling pas untuk Anda, tapi jangan ditunda lagi—semester ini masih bisa diselamatkan. Hubungi kami sekarang, dan sidang bukan lagi mimpi buruk. Sukses selalu, future developer!
